SENTIASA BERKESAN,SENTIASA SELAMAT,SENTIASA MESRA ALAM
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
RSS

Proses Pertumbuhan Neuron di Otak Anak

Courtesy : www.familyfriendyknoxville.com


Anda mungkin bertanya-tanya, kenapa penting untuk mengerti tahap-tahap perkembangan otak anak. Setelah mempelajari masalah perkembangan otak anak, saya baru mengerti kenapa sangat penting untuk menjaga kesehatan anak, terutama otak anak dari musuh luar (toxin, bakteri dan virus) utamanya  saat nol sampai 3 tahun. Karena ternyata tingkat kematangan otak (terbentuk jaringan antar neuron) berjalan tahap demi setahap. Bila pada tahap kritis ini (0 sampai 3 tahun) terjadi pemutusan axon (jaringan penghubung antar neuron), maka bisa dipastikan jaringan tersebut tidak akan dapat bersambung lagi sampai logam berat dikeluarkan dari otak. Semakin muda anak terpapar logam beracun, maka semakin dinilah terjadinya pemutusan axon, dan berakibat semakin banyak bagian otak yang tidak dapat membuat jaringan neuron, efeknya tingkat autisme anak semakin berat.

HHhh… Hal-hal inilah yang menjadi dasar bagi pengetahuan, kenapa anak autis tidak dapat bicara, mengepak-ngepak, dan hal-hal aneh lainnya, yang tidak kita jumpai dimasa lalu.


brain_development www.brainsketch.in 
Apakah anda pernah melihat film bayi menghisap ibu jarinya dalam perut? Ya. Sejak dalam kandungan, bayi sudah menstimulasi otak bagian sensor dan motoriknya.  proses pembuatan myelin untuk otak bagian sensor dan motorik juga sudah dimulai sejak masih dalam kandungan. Dari semua syaraf hanya syaraf penglihatan saja yang belum berkembang. Bukannya belum ada, tapi sebab tidak ada yang dilihat (di dalam perut gelap, tidak kelihatan apa-apa), otomatis syarat penglihatan belum difungsikan. Tapi sudah siap. 01_Brain_RGB_f01 www.urbanchildinstitute.org
Proses pembentukan jaringan otak pada bayi dan kanak-kanak

 Tahap-tahap kematangan otak anak tergantung pada banyaknya pengalaman yang didapat anak dari stimulasi yang diterimanya. Karena pentingnya stimulasi ini, disinilah pentingnya peran orangtua atau pengasuh dalam memberikan stimulasi sebanyak-banyaknya kepada bayi,


Semakin banyak stimulasi yang diberikan, semakin berkembang pula jaringan neuron di otak bayi.


Bayi belajar komunikasi dan ekspresi sejak dini melalui sensor (penglihatan, pendengaran, raba). Di gambar diatas, bayi tidak hanya memasukkan kata-kata yang didengar ke memorinya, ia juga mempelajari ekspresi wajah dan gerakan tubuh ibunya.


Untuk motorik, pada tahap 0 sampai 3 tahun, bayi mengalami kemajuan yang pesat pula. Semakin sering bayi melatih motoriknya, jaringan neuron di otak bagian motorik (motoric cortex) semakin banyak, massa otot di seluruh tubuh bayipun semakin besar dan kuat. Inilah yang menunjang pergerakan bayi mulai dari berbalik, duduk, berdiri dan berjalan.

Setiap saat bayi juga melatih motorik halusnya, melalui gerakan-gerakan seperti meraih benda, memegang benda, memukul benda dan sebagainya.


Tahap-tahap kematangan otak anak sesuai usianya, courtesy : www.news-brown-edu.jpg
Tahap-tahap kematangan otak anak sesuai usianya,


Lalu kenapa dikatakan anak prematur lebih riskan pada autisme dibanding anak yang lahir cukup umur? Jawabannya boleh  lihat pada gambar berikut ini :

Perbedaan kematangan otak pada anak yang lahir prematur dengan yang cukup umur (40bulan), courtesy : www.nurturedbydesign.com
Perbedaan kematangan otak pada anak yang lahir prematur dengan yang cukup umur (40bulan), 

Sebelah kiri adalah otak premie usia 29 minggu, sebelah kanan otak bayi 40 minggu. Hanya dalam 11 minggu telah terjadi perubahan luar biasa besar pada otak bayi.

Dari foto diatas, kita bisa lihat bahwa semakin muda usia bayi saat dilahirkan, maka semakin muda pula tingkat kematangan otaknya, dan semakin riskan pula otaknya dalam mengatasi “musuh”. Bagaimana dengan otak anak yang kurang mendapat perhatian?

Sebelah kiri adalah otak anak normal, sebelah kanan adalah otak anak yang diabaikan. Courtesy : www.http://racetothetopdannas.files.wordpress.com/
Sebelah kiri adalah otak anak normal, sebelah kanan adalah otak anak yang diabaikan. 

Hikss.. sangat menyedihkan.. Akibat kurangnya sentuhan dan kasih sayang, hasil brain scan menunjukkan otak anak yang diabaikan tidak tumbuh sebaik anak yang mendapat cukup kasih sayang. Gambar diatas juga menunjukkan adanya area yang “hilang” akibat tidak/kurang stimulasi.


Sebetulnya ini tidak ada hubungannya dengan autisma, tapi berhubung saya suka bayi-bayi, saya ingin menunjukkan bahwa pola pergerakan bayipun berubah sesuai usianya. Gambar A menunjukkan bayi usia 2/3 bulan belajar berenang, gerakannya masih seperti gerakan kadal. Gambar B menunjukkan tahap perkembangan selanjutnya. Gambar C adalah pola gerakan bayi yang sudah jauh berubah, sudah beradaptasi, sudah tidak seperti kadal lagi, sudah bisa mengatasi hambatan gravitasi. Dikatakan oleh Coghill, seorang ahli neuromaturation (kematangan neuron) bahwa gerakan-gerakan di gambar C menunjukkan bayi sudah memiliki koordinasi motorik yang bagus, yang berguna sebagai dasar untuk bayi belajar berjalan. hehee…

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Ulasan